Skip to main content

17 IN LOVE? -part 1-

yayayayayayaya mungkin kalian penasaran sama judul di atas. ya mungkin aja enggak penasaran. Ah, aku kan engak tau masing-masing pikiran kalian.
17 IN LOVE. tidak akan saya tulis lagi sebuah tanda tanya. Karena ini bukanlah suatu pertanyaan lagi, yaya, sabar saya enggak akan muter-muter kok jelasinnya.
Enggak banyak kejadian lagi-- seperti dulu-- yang melibatkan kami berada pada suatu tempat. karena waktu mengubah semuanya. Terpisah, berbeda jadwal, ingin bertemu. ingin bertemu. ingin bertemu. akhirnya kata-kata itu yang selalu terulang di group chat.
Oke, para manusia freak 17, it's really sweet memories ever feel. Benar tidak ada yang kebetulan, dan angka 17 ini bukanlah suatu kebetulan untuk kita, you know what, walaupun sekarang umur kita setahun lebih tua dari nama angkatan kita sendiri,(Hayo, ada yang protes tuh:p) tapi.....jiwa kita layaknya jiwa muda yang terus bergelora, berkobar, yaaaaa kayak remaja baru gede gidong deeeee. HEEEEEEE.
FOTO 1: Anggap saja ia AHMAT
Ahmat marah donk mat...........
Ahmat jarang marah, atau enggak pernah?
Ahmat suaranya alus kayak malai byclean
Badannya kecil imut gitu kayak Ayu
Eh Ayu.
Mat, ayu?
Ahmat suka Ayu?
Ahmat suka Ayu.
Udah lama enggak ketemu ahmat. Kenapa?
Mat, ayuk ketemu

Aku yakin kamu pasti CHORY

Chor, hidung masih gatel-gatel?
Kasih herocyn deh kalau enggak. geregetan aku HEE
Anak KIMIA #ASIIIK udah tingkat dewi banget nih, ajarin aku dong kakakakkkkkkk
suaranya cempreng, kalau jalan lagi ngomong gak bisa diem, kakinya gerak-gerak sendiri.
Kaki kamu kesemutan chor?
Ngehitzzzz abis, dapet kakak tercantik waktu SMA. Ecieeee.
Hidungnya...... hijabers semenjak SMP kelas 3
dulu paling anti banget rambut dikuncir, masih bingung kenapa deh. kenapa si chor? WKWK

AUZAN ini terkenal banget kalau lagi bulan puasa

Auzan apa kabar? udah lama enggak ketemu Auzan.
Auzan pasti udah lama gak ketemu Ahmat kan?
Secara gitu dulu ahmat sama aan gak misah-misah
Berduaan mulu, sampai-sampai sama-sama rebutin ayu hehehe candadeng.
Aan pinter deh, belajar terus waktu SMA kerjaannya.
Bagus An. Aan santun banget orangnya, trs ya Aan itu dikangenin mulu tau an sama gunawan.
Dikit-dikit nanyanya aan mana aan> tuh dikasih bocoran an.An, 
An, libur itu enak loh an.....

DWITA kalau tidur pasti PULEST

HAI, BAPER
hehehehehehehehehehehehehehehehehheeheheheheheehehehehehe
cerdas!
cerdas yang berlebihan berakibat fatal terhadap perasaan.
Perasaan dulu mah biasa aja gitu ya sama doi?
Kenapa jadi kepikiran sih mba?
Mba, itu masalah sama itu udah kelar? (pasti nanya-nanya masalah apaan ya emang?)
Suka sama Frozen doi----- jadi, kamu ingin menjadi orang yang dingin.
tau aja gitu kalau gue punya cerita, ngerti aja gitu.
gak tau kenapa ya.
mungkin dia juga lagi ngerasain kali ya, dwit?








Comments

Popular posts from this blog

Hujan

Mulai kembali musim yang selalu aku renungi adanya, sekaligus merasa aneh jika tak aku syukuri adanya. Hujan selalu berhasil membuatku terdiam dan mengingat hal yang tak seharusnya aku ingat, seketika membuyarkan mimpiku yang indah menjadi hilang kabut tak bisa kembali ku gapai. Hujan, berhasil berhenti membuatku tertawa digantikan dengan resah yang entah mengapa sulit dihilangkan. Menggantikan musim yg terang menjadi langit yang gelap ditutupi oleh awan. Ini filosofinya, membuat keadaan yang tadinya ramai seketika sepi. Hujan..... Ku tarik helaan nafas lagi.... Hujan berhasil membuat fikiranku berkelana terlalu jauh hingga sadar bahwa itu menyakitkan, membuat kerinduan terasa mencekam sekaligus rasa yang paling mengerikan sedunia. Akhirnya aku baru sadar aku telah menulis ini, karena hujan. Tak lupa ku ingat bahwa setelah ini pasti ada pelangi, yang selalu mengiringi kesedihan dengan keindahan di akhirnya.

TITIK 3

Aku akhirnya berjalan dari depan kompleks perumahan sekolahku. Aku yang membayarkan zakki. Dan tentu saja zakki dengan senang hati menerimanya. Walaupun terkadang ia menggunakan kata-kata seperti “gak usah ah, gue kayak tukang ojek aja. Langsung dibayar gitu lewat traktiran makan” setelah itu “udahlah gak usah. Gue kan temen lo, bukan tukang ojek lo” “serius nih? Yaudah lah capek juga debat. Daripada nambah biaya minum saking gue bisa tambah haus gara-gara gue debat sama lo. Maksa mulu sih. Yaudah deh gue terima lo nraktir gue blablablabla” dan biasanya setelah selesai di traktir “far, inget ya ini yang terakhir lo traktir gue” tadinya zakki tidak ingin membiarkan aku berjalan dari depan komplek. Tapi aku juga tidak ingin menunggu zakki makan. Menunggu zakki makan berarti membiarkan aku tambah ngaret setengah jam. Dengan semangat yang masih tersisa aku pun berjalan. Sedikit berharap ada tumpangan kosong yang bisa mengantarkanku sampai depan sekolah. Sekarang pukul 09.30, sudah cukup...